Beranda | Peta Situs | FAQ | Tautan | Kamus | Hubungi Kami | Karir
  Search
I C B I
Indonesia Composite Bond Index
278.8246
Previous Change Change (%)
280.0481
1.2235
0.44
Jakarta, 29 Mei 2020
| May 2020 ||Matured | BEXI04ACN4 (03-May-20), SMBEXI01ACN3 (03-May-20),BPFI01CN2 (05-May-20),OTMA03A (06-May-20),PPGD02CCN3 (07-May-20),SPN12200508 (08-May-20),AMRT01BCN2 (08-May-20),SPN-S 15052020 (15-May-20),SPN03200519 (19-May-20),AMRT02CN1 (23-May-20),OTMA01B (30-May-20),ISAT02BCN1 (31-May-20).   || IBPA Benchmark Rates (28/5/2020) :FR0081 (5.05 Yr) - Yield 6.8254% Price 98.6250% --  FR0082 (10.31 Yr) - Yield 7.3517% Price 97.4750% --  FR0083 (19.90 Yr) - Yield 7.7875% Price 97.1038% --  FR0080 (15.06 Yr) - Yield 7.8112% Price 97.2670% --  

Ditulis Oleh : Danielisa Putriadita, Sumber : https://investasi.kontan.co.id

Harga Surat Utang Negara (SUN) berpotensi bergerak bervariasi dengan kecenderungan naik.

I Made Adi Saputra, Analis Fixed Income MNC Sekuritas mengatakan harga SUN berpotensi naik karena didorong oleh penguatan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS.

"Penguatan rupiah terjadi akibat optimisnya para pelaku pasar terhadap hubungan dagang AS dan China yang semakin membaik," kata Made dalam riset, Kamis (14/3).

Di samping itu para pelaku pasar juga masih menantikan data neraca perdagangan Februari 2019 yang terbit Jumat 15 Maret.


Dengan kondisi tersebut, untuk mendapatkan capital gain, Made menyarankan investor mengoleksi SUN dengan tenor di bawah 10 tahun dan melakukan strategi trading saat harga SUN cenderung naik.

Adapun seri-seri yang menarik pada kondisi tersebut di antaranya adalah FR0069, FR0053, FR0061, FR0070 dan FR0059.

Tags:
Copyright © 2009 PT Penilai Harga Efek Indonesia. All rights reserved. Disclaimer