Beranda | Peta Situs | FAQ | Tautan | Kamus | Hubungi Kami | Karir
  Search
I C B I
Indonesia Composite Bond Index
266.7247
Previous Change Change (%)
265.8723
0.8523
0.32
Jakarta, 16 September 2019
| Agustus 2019 ||New Issuance| Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT (01 Agustus 2019), Sinar Mas Multifinance, PT (02 Agustus 2019), Timah (Persero) Tbk, PT (15 Agustus 2019), Bank CIMB Niaga Tbk, PT (21 Agustus 2019), Sarana Multigriya Finansial (Persero), PT (30 Agustus 2019) |Matured | SPN12190801 (01 Agustus 2019), SPN-S 01082019 (01 Agustus 2019), SPN03190808 (08 Agustus 2019), NISP02BCN2 (22 Agustus 2019), SMFP04ACN5 (24 Agustus 2019), VR0029 (25 Agustus 2019), BEXI03BCN2 (25 Agustus 2019), ADMF04ACN3 (26 Agustus 2019), SPN12190829 (29 Agustus 2019), BBTN02ACN2 (30 Agustus 2019).   || IBPA Benchmark Rates (13/9/2019) :FR0068 (14.51 Yr) - Yield 7.6157% Price 106.5976% --  FR0077 (4.67 Yr) - Yield 6.5571% Price 106.2072% --  FR0078 (9.68 Yr) - Yield 7.1389% Price 107.6501% --  FR0079 (19.60 Yr) - Yield 7.6965% Price 106.7961% --  

Ditulis Oleh : Dimas Andi, Sumber : https://investasi.kontan.co.id

Pemerintah telah melaksanakan lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara pada perdagangan Selasa (19/2) kemarin. Dalam lelang kali ini, pemerintah berhasil menyerap dana sebesar Rp 8,12 triliun dari total penawaran masuk sebesar Rp 21,32 triliun.

Mengutip keterangan Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, dari lima seri sukuk negara yang dilelang kemarin, SPNS01082019 memperoleh penawaran masuk tertinggi yakni sebesar Rp 7,47 triliun dan nominal yang dimenangkan sebesar Rp 1,30 triliun. Seri yang jatuh tempo pada 1 Agustus 2019 tersebut memiliki yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 6,48%.

Berikutnya, terdapat seri PBS014 yang memperoleh penawaran masuk sebesar Rp 6,54 triliun sedangkan nominal yang dimenangkan sebesar Rp 2,80 triliun. Seri yang jatuh tempo pada 15 Mei 2021 tersebut memiliki yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 7,68%.

Seri PBS022 memperoleh penawaran masuk sebesar Rp 2,81 triliun, namun pemerintah memutuskan untuk tidak menyerap dana dari seri yang jatuh tempo pada 15 April 2034 tersebut.


Seri PBS021 memperoleh penawaran masuk sebesar Rp 2,55 triliun, sedangkan nominal yang dimenangkan sebesar Rp 2,40 triliun. Seri yang jatuh tempo pada 15 November 2026 tersebut memiliki yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 8,10%.

Terakhir, seri PBS019 memperoleh penawaran masuk sebesar Rp 1,94 triliun, sedangkan nominal yang dimenangkan sebesar Rp 1,62 triliun. Seri yang jatuh tempo pada 15 September 2023 tersebut memiliki yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 7,89%.

Setelah ini, pemerintah dijadwalkan akan kembali menggelar lelang Surat Utang Negara (SUN) pada 26 Februari mendatang.

Tags:
Copyright © 2009 PT Penilai Harga Efek Indonesia. All rights reserved. Disclaimer