Beranda | Peta Situs | FAQ | Tautan | Kamus | Hubungi Kami | Karir
  Search
I C B I
Indonesia Composite Bond Index
258.6300
Previous Change Change (%)
257.0034
1.6266
0.63
Jakarta, 21 Juni 2019
| Mei 2019 ||New Issuance| Waskita Karya (Persero) Tbk, PT (16 Mei 2019) |Matured | SPN-S 01052019 (01 Mei 2019), TRAC01ACN1 (07 Mei 2019), SPN-S 08052019 (08 Mei 2019), MYOR04 (09 Mei 2019), ASDF03BCN1 (11 Mei 2019), NISP02CCN1 (11 Mei 2019), SPN03190513 (13 Mei 2019), ISAT02ACN3 (13 Mei 2019), ADMF02CCN3 (14 Mei 2019), PBS013 (15 Mei 2019), BAFI02A (20 Mei 2019), PJAA01ACN2 (23 Mei 2019), BBRI01BCN3 (25 Mei 2019), SPN03190527 (27 Mei 2019), SMFP04ACN4 (28 Mei 2019), IMFI03ACN3 (28 Mei 2019).   || IBPA Benchmark Rates (20/6/2019) :FR0077 (4.91 Yr) - Yield 6.8263% Price 105.3236% --  FR0078 (9.91 Yr) - Yield 7.3696% Price 106.1000% --  FR0079 (19.83 Yr) - Yield 7.9438% Price 104.2500% --  FR0068 (14.75 Yr) - Yield 7.7738% Price 105.2000% --  

Ditulis oleh : Yoliawan H, Sumber : https://investasi.kontan.co.id

PT Bank Mayapada International Tbk (MAYA) pastikan untuk meluncurkan obligasi subordinasi pada bulan September tahun 2018 ini. Adapun nilai maksimal emisi ini sebesar Rp 3 triliun.

Hariyono Tjahjarijadi, Presiden Direktur MAYA mengatakan, akhir September ini pihaknya akan meluncurkan obligasi subordinasi. Nantinya dana hasil peneribitan ini digunakan untuk meningkatkan rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) serta penyaluran kredit.

“Angka pastinya masih dihitung, maksimal Rp 3 triliun. Sekarang masih tahap book building,” ujar Hariyono kepada Kontan.co.id, Jumat (31/8).

Terkait penerbitan di era yield yang meningkat ini, menurut Hariyono itu tidak menyurutkan niat perusahaan untuk menerbitkan obligasi. Itu dikarenakan dari sisi kebutuhan mengharuskan perusahaan mencari pendanaan dari surat utang.

Pun, kupon yang akan ditawarkan masih menunggu proses book building. Namun, pihaknya mengatakan besaran kupon nantinya akan lebih kompetitif lagi bila dibandingkan dengan surat utang negara.

Asal tahu saja, surat utang negara yang terbaru yakni SBR004 memiliki imbal hasil minimal 8,05% per bulan. Dengan kata lain, obligasi yang diterbitkan ini akan jauh lebih tinggi dari sisi bunga dibandingkan obligasi sebelumnya. Sebelumnya MAYA telah menerbitkan obligasi dengan kupon sebesar 10,5% hingga 10,75%.

Tags:
Copyright © 2009 PT Penilai Harga Efek Indonesia. All rights reserved. Disclaimer