Beranda | Peta Situs | FAQ | Tautan | Kamus | Hubungi Kami | Karir
  Search
I C B I
Indonesia Composite Bond Index
243.8329
Previous Change Change (%)
244.4233
0.5904
0.24
Jakarta, 24 April 2018
| April 2018 ||New Issuance| Wahana Ottomitra Multiartha Tbk, PT (06 April 2018), Bank OCBC NISP Tbk, PT (10 April 2018), Federal International Finance, PT (11 April 2018), Sumber Alfaria Trijaya Tbk, PT (12 April 2018), Bank Pan Indonesia Tbk, PT (18 April 2018) |Matured | BBIA01B (01 April 2018), WOMF01BCN3 (02 April 2018), ADMF03ACN5 (02 April 2018), SMADMF02ACN3 (02 April 2018), IMFI02ACN4 (03 April 2018), SPN03180404 (04 April 2018), ASDF02CCN3 (04 April 2018), BRAP01 (08 April 2018), SMMF02 (10 April 2018), SANF02ACN2 (10 April 2018), SPN-S 11042018 (11 April 2018), SPN12180412 (12 April 2018), BBRI02ACN2 (16 April 2018), SPN03180417 (17 April 2018), IMFI01CCN4 (22 April 2018), SISMRA01CN3 (22 April 2018), SMRA01CN3 (22 April 2018), FIFA02BCN1 (24 April 2018), IMFI02BCN1 (24 April 2018), SPN03180430 (30 April 2018).   || IBPA Benchmark Rates (23/4/2018) :FR0075 (20.07 Yr) - Yield 7.4130% Price 100.8938% --  FR0063 (5.06 Yr) - Yield 6.2331% Price 97.3903% --  FR0064 (10.07 Yr) - Yield 6.8432% Price 94.8326% --  FR0065 (15.07 Yr) - Yield 7.1218% Price 95.4495% --  

Ditengah Bayang-Bayang Issue Perang Dagang, Pasar Obligasi Domestik Berlanjut Rally

Rally 4 hari berturut-turut, return mingguan ICBI naik +0,50%

Indonesia Composite Bond Index (ICBI) pekan ini berlanjut rally meskipun tidak setinggi pekan lalu yakni sebesar +0,50%wow (vs +0,74%wow). Meredanya penguatan ICBI pekan ini dipicu oleh instruksi Donald Trump kepada United States Trade Representative (USTR) untuk mengkaji pengenaan tarif impor baru produk China senilai US$100miliar. Aksi tersebut merupakan respon balasan atas pengenaan bea tarif impor terhadap 128 produk milik AS oleh pemerintah China. Rencana balasan dari Donald Trump menjelang hari terakhir perdagangan pekan ini langsung memicu kinerja ICBI berbalik arah setelah selama 4 hari berturut-turut mencatatkan rally. Pada penutupan Jumat, ICBI ditutup melemah –0,12% di level 245,4349.

 

Aksi beli investor di SBN topang performa positif pasar obligasi

Performa positif yang ditunjukkan pasar obligasi domestik selama 4 hari berturut-turut ditopang oleh aksi beli investor di pasar SBN. Berdasarkan data kepemilikan SBN, seluruh investor (selain Bank Indonesia) pekan ini mencatatkan net buy dengan total nilai sebesar Rp28,55tn. Total akumulasi beli terbesar dicatatkan Institusi perbankan yakni Rp14,36tn. Sementara investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp12,64tn.

 

 

 

Weekly Report, 02 - 06 Apr 2018

Outlook pasar pekan depan

Pekan depan, pasar obligasi domestik berpotensi bergerak sideways dengan tren koreksi. Beberapa sentimen pekan ini diperkirakan masih akan berlanjut membayangi pergerakan pasar pekan depan ditengah belum adanya sentimen lanjutan dominan selain rencana rilis  notulensi FOMC Meeting. Akhir pekan ini, pasar obligasi domestik berada di zona merah paska kembali memanasnya perang dagang antara AS dan China. Sementara dari dalam negeri, rilis posisi cadangan devisa bulan Maret yang turun menjadi sebesar US$126,00miliar dari level US$128,06miliar ditengah masih tingginya tekanan kinerja rupiah di pasar Spot semakin meningkatkan ekspektasi risiko pelaku pasar.

 

Tenor pendek kurva yield IBPA denominasi rupiah bergerak bearish

Pola bullish mewarnai tenor menengah-panjang kurva yield IBPA-IGSYC (IBPA-Indonesia Government Securities Yield Curve). Rata-rata yield tenor menengah (5-7tahun) dan panjang (>7tahun) masing-masing turun sebesar –14,85bps wow dan –4,54bps wow. Sementara rata-rata yield tenor pendek (<5tahun) naik sebesar +3,81bps wow. Senada dengan kurva IBPA-IGSYC, kurva IBPA-ICBYC (IBPA-Indonesia Corporate Bonds Yield Curve) turut bergerak bullish pada kelompok tenor menengah-panjang. Rata-rata yield pada masing-masing kelompok tenor tercatat sebesar: tenor pendek (<5tahun) naik +3,96bps wow, tenor menengah (5-7tahun) turun –14,94bps wow, dan tenor panjang (>7tahun) turun –16,00bps wow.

 

Kinerja pasar sukuk negara berlanjut rally

Kinerja positif juga berhasil ditunjukkan pasar obligasi syariah negara meskipun tipis. Indonesia Government Sukuk Indexes-Total Return (IGSIX-TR) pekan ini naik sebesar +0,08%wow ke level 220,3841. Secara year to date IGSIX-TR naik sebesar +1,12%. Pekan ini, kelompok seri IFR dan PBS berhasil mencatatkan penguatan rata-rata harga sebesar +37,16bps wow dan +1,56bps wow. Sementara rata-rata harga pada seri-seri SR turun –22,20bps wow.

 

Penurunan volume terbesar melanda transaksi SUN tenor panjang

Pekan ini, pasar sekunder obligasi berlangsung kurang semarak. Total volume turun sebesar –35,37%wow dari Rp20,93tn menjadi Rp13,53tn, dan total frekuensi turun–9,35%wow dari 836 kali menjadi 758 kali. Akumulasi penurunan volume terbesar pekan ini terjadi pada transaksi SUN tenor panjang dengan nominal mencapai Rp6,37tn. Sementara untuk transaksi seri-seri SUN tenor pendek mencatatkan akumulasi penurunan sebesar Rp1,61tn.

 

Lelang perdana Q2-2018 sepi peminat

 

Tren menurun kembali dicatatkan lelang sukuk negara dengan mencatatkan oversubscribed sebesar 1,40 kali atau setara dengan Rp11,20tn. Dua seri sukuk negara bertenor dibawah 2 tahun (SPN-S & PBS016) tampak paling banyak diburu peserta lelang dengan akumulasi penawaran masuk pada kedua seri tersebut adalah sebesar Rp7,75tn atau mencakup 69,17% dari seluruh penawaran yang masuk. Penyerapan dana lelang kali ini di bawah target indikatifnya yakni sebesar Rp6,79tn. Lelang SBSN kali ini merupakan lelang perdana di kuartal II-2018. Pemerintah menetapkan target indikatif kuartal II-2018 sebesar Rp151,27tn. Sehingga pada lelang perdana kali ini, persentase total dana terserap baru tercatat sebesar 4,49%.

To see more detail and complete reports on IBPA Research, please access our subscribed service:

 

Tags:
Copyright © 2009 PT Penilai Harga Efek Indonesia. All rights reserved. Disclaimer