Beranda | Peta Situs | FAQ | Tautan | Kamus | Hubungi Kami | Karir
  Search
I C B I
Indonesia Composite Bond Index
234.0130
Previous Change Change (%)
234.8296
0.8167
0.35
Jakarta, 21 Juli 2018
| Juli 2018 ||New Issuance| Bank Pan Indonesia Tbk, PT (03 Juli 2018), MNC Kapital Indonesia Tbk, PT (03 Juli 2018), Medco Power Indonesia, PT (04 Juli 2018), Pelabuhan Indonesia IV (Persero), PT (04 Juli 2018), Bank Central Asia Tbk, PT (05 Juli 2018), Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara, PT (05 Juli 2018), Mandala Multifinance Tbk, PT (05 Juli 2018), Tower Bersama Infrastructure Tbk, PT (05 Juli 2018), Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, PT (06 Juli 2018), PP Properti Tbk, PT (06 Juli 2018) |Matured | ASDF02BCN5 (02 Juli 2018), TELE01ACN3 (02 Juli 2018), BBRI01BCN1 (03 Juli 2018), BTPN02BCN1 (04 Juli 2018), BSMT01SB (05 Juli 2018), BCAP01CN1 (05 Juli 2018), GIAA01CN1 (05 Juli 2018), PPNX01 (05 Juli 2018), MDLN01ACN1 (07 Juli 2018), SMFP03BCN1 (07 Juli 2018), BNTT01D (08 Juli 2018), BBTN02ACN1 (08 Juli 2018), DILD01B (09 Juli 2018), PANR01CN1 (09 Juli 2018), PNMP02 (09 Juli 2018), PPGD02CCN1 (09 Juli 2018), SPN-S 10072018 (10 Juli 2018), TELE01CN1 (10 Juli 2018), PPGD10BXBVTW (11 Juli 2018), SPN12180712 (12 Juli 2018), FR0032 (15 Juli 2018), IMFI03ACN1 (17 Juli 2018), CSUL01A (21 Juli 2018), ADMF03ACN6 (24 Juli 2018), VR0027 (25 Juli 2018).   || IBPA Benchmark Rates (20/7/2018) :FR0063 (4.82 Yr) - Yield 7.7386% Price 91.6161% --  FR0064 (9.83 Yr) - Yield 7.8478% Price 88.3420% --  FR0065 (14.83 Yr) - Yield 8.0287% Price 87.9460% --  FR0075 (19.83 Yr) - Yield 8.1630% Price 93.5236% --  

Ditulis Oleh : Harry Muthahhari, Sumber : http://investasi.kontan.co.id

PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk bersiap menerbitkan surat utang baru senilai maksimal Rp 2 triliun pada Juni 2018.

Perusahaan berkode emiten TELE itu telah mendapat persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Kamis (5/4). RUPSLB dihadiri oleh pemegang 6,51 miliar saham atau mewakili 89,11% dari total 7,31 miliar saham perseroan.

"Itu hanya untuk replacement, obligasi yang lama, bukan yang baru," jelas Direktur UtamaTan Lie Pin kepada Kontan.co.id usai RUPSLB.

Menurutnya, penerbitan surat utang tersebut hanya untuk membayar utang jatuh tempo yang lama. Surat utang itu bisa diterbitkan dalam bentuk obligasi konvensional ataupun sukuk.

Utang yang akan dibayar kembali yakni obligasi tahun 2015 yang diterbitkan dengan skema penawaran umum berkelanjutan (PUB) senilai Rp 2 triliun. Namun, dari total PUB itu, TELE hanya menerbitkan obligasi Rp 1,94 triliun dalam tiga tahap. Sementara, sisa dana PUB sebesar Rp 54,5 miliar belum sempat diterbitkan, lantaran kondisi pasar kurang kondusif.

Tags:
Copyright © 2009 PT Penilai Harga Efek Indonesia. All rights reserved. Disclaimer