Beranda | Peta Situs | FAQ | Tautan | Kamus | Hubungi Kami | Karir
  Search
I C B I
Indonesia Composite Bond Index
234.3633
Previous Change Change (%)
234.4256
0.0623
0.03
Jakarta, 18 Agustus 2018
Due to Independence Day of The Republic of Indonesia, IBPA will be closed on 17 August 2018. IBPA will resume its operational activities on 20 August 2018. During the holiday, IBPA website, BIPS and TheNewBIPS will remain accessible. Sehubungan dengan libur Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, IBPA tidak beroperasi pada tanggal 17 Agustus 2018. IBPA akan kembali beroperasi pada tanggal 20 Agustus 2018. Selama libur, website IBPA, BIPS dan TheNewBIPS tetap dapat diakses. .|| Agustus 2018 ||New Issuance| Sarana Multigriya Finansial (Persero), PT (14 Agustus 2018) |Matured | SPN-S 07082018 (07 Agustus 2018), SPN12180809 (09 Agustus 2018), FR0038 (15 Agustus 2018), IFR0002 (15 Agustus 2018), SPN03180823 (23 Agustus 2018), VR0028 (25 Agustus 2018), ADMF03BCN2 (25 Agustus 2018)   || IBPA Benchmark Rates (16/8/2018) :FR0075 (19.76 Yr) - Yield 8.4142% Price 91.2500% --  FR0063 (4.75 Yr) - Yield 7.7809% Price 91.5640% --  FR0064 (9.75 Yr) - Yield 7.9000% Price 88.0750% --  FR0065 (14.76 Yr) - Yield 8.3214% Price 85.7232% --  

Ditulis Oleh : Elisabet Lisa Listiani Putri, Sumber : http://investasi.kontan.co.id

Lembaga pemeringkat Pefindo menurunkan peringkat PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) dan obligasi I tahun 2013 menjadi CCC dari sebelumnya BB+. Pefindo juga menurunkan peringkat sukuk ijarah I dan 2013 dan sukuk ijarah II tahun 2016 menjadi CCC dari BB+.

Penurunan peringkat-peringkat tersebut menunjukkan risiko pembayaran obligasi I tahun 2013 senilai Rp 600 miliar dan sukuk ijarah I tahun 2013 senilai Rp 300 miliar yang akan jatuh tempo pada tanggal 5 April 2018.

"Pefindo memandang bahwa AISA memiliki likuiditas yang lemah dan tidak memiliki kapasitas muntuk melunasi kewajiban keuangannya," kata pihak Pefindo dalam rilis media, Kamis (8/2). Pefindo juga akan memantau Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) pada 7 Maret yang akan datang.

Peringkat perusahaan tetap ditempatkan pada credit watch dengan implikasi negatif untuk merefleksikan adanya potensi penurunan peringkat terkait risiko pembayaran obligasi dan sukuk yang akan jatuh tempo.

Tags:
Copyright © 2009 PT Penilai Harga Efek Indonesia. All rights reserved. Disclaimer