Beranda | Peta Situs | FAQ | Tautan | Kamus | Hubungi Kami | Karir
  Search
I C B I
Indonesia Composite Bond Index
240.1755
Previous Change Change (%)
240.1821
0.0066
0.00
Jakarta, 20 Januari 2019
| Januari 2019 ||New Issuance| Mandiri Tunas Finance, PT (08 Januari 2019), Tridomain Performance Materials Tbk, PT (08 Januari 2019), Bank UOB Indonesia, PT (09 Januari 2019) |Matured | SPN12190104 (04 Januari 2019), SPN03190110 (10 Januari 2019), SPN-S 11012019 (11 Januari 2019), SPN03190124 (24 Januari 2019), PBS010 (25 Januari 2019), SPN12190131 (31 Januari 2019).   || IBPA Benchmark Rates (18/1/2019) :FR0077 (5.33 Yr) - Yield 7.9627% Price 100.6750% --  FR0078 (10.33 Yr) - Yield 8.0988% Price 101.0255% --  FR0079 (20.25 Yr) - Yield 8.5461% Price 98.3444% --  FR0068 (15.16 Yr) - Yield 8.5277% Price 98.6960% --  

Ditulis Oleh : Dimas Andi, Sumber : http://investasi.kontan.co.id

Sejak peraturannya diluncurkan akhir Desember 2017 lalu, sudah ada tiga provinsi yang menyatakan minatnya untuk menerbitkan obligasi daerah. Di antaranya adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DKI Jakarta.

Fakhri Hilmi, Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal 2 mengatakan, dari ketiga provinsi tadi, baru Jawa Tengah yang telah melakukan langkah konkret untuk menerbitkan obligasi daerah. Bahkan, Jawa Tengah disebut menargetkan dapat menerbitkan obligasi tersebut pada akhir tahun ini. “Saat ini Jateng masih ada di tahap awal persiapan,” ujarnya, Jum’at (2/2).

Menurut Fakhri, tahap pertama penerbitan obligasi daerah berupa persiapan di daerah masing-masing cenderung membutuhkan waktu yang lama.

Sebab, selain membentuk tim persiapan, pemerintah daerah juga mesti melibatkan peran masyarakat dalam menentukan kegiatan yang dibiayai oleh obligasi daerah. “Ini demi transparansi penerbitan obligasi daerah,” katanya.

Analis Obligasi BNI Sekuritas, Ariawan mengatakan, obligasi daerah sangat potensial diterbitkan oleh daerah yang memiliki banyak proyek layanan publik dan sedang membutuhkan sumber pendanaan selain APBD.

Di samping itu, obligasi yang diterbitkan oleh daerah dengan kinerja keuangan mentereng dan pertumbuhan ekonomi stabil akan memiliki daya tarik tinggi di mata para investor. “Dilihat dari jumlah proyek dan kondisi ekonominya, wajar Jateng ada di posisi terdepan sebagai calon penerbit obligasi daerah,” kata Ariawan.

Tags:
Copyright © 2009 PT Penilai Harga Efek Indonesia. All rights reserved. Disclaimer