Beranda | Peta Situs | FAQ | Tautan | Kamus | Hubungi Kami | Karir
  Search
I C B I
Indonesia Composite Bond Index
238.6580
Previous Change Change (%)
238.3897
0.2683
0.11
Jakarta, 24 November 2017
| November 2017 ||New Issuance| Bank CIMB Niaga Tbk, PT (02 November 2017), Astra Sedaya Finance Tbk, PT (02 Novem ber 2017), Bussan Auto Finance, PT (03 November 2017), Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT (03 November 2017), Marga Lingkar Jakarta, PT (08 November 2017), BFI Finance Indonesia Tbk, PT (09 November 2017), Indosat Tbk, PT (09 November 2017), Pupuk Indonesia (Persero), PT (09 November 2017), Sarana Multi Infrastruktur (Persero), PT (14 November 2017), Maybank Indonesia Finance, PT (15 November 2017) |Matured | SPN-S 03112017 (03 November 2017), BFIN03ACN1 (05 November 2017), SSIA01B (06 November 2017), SPN12171109 (09 November 2017), PNBN04SB (09 November 2017), ADMF02BCN4 (12 November 2017), ADMFSM1BCN2 (12 November 2017), BNGA02ACN1 (13 November 2017), WSKT01CN1 (18 November 2017), SPN03171123 (23 November 2017), ASDF02CCN2 (26 November 2017), SDRA02 (29 November 2017), SISSMM01 (30 November 2017), SSMM01B (30 November 2017).   || IBPA Benchmark Rates (24/11/2017) :FR0061 (4.47 Yr) - Yield 6.0687% Price 103.6000% --  FR0072 (18.48 Yr) - Yield 7.2618% Price 109.9615% --  FR0059 (9.48 Yr) - Yield 6.5237% Price 103.3248% --  FR0074 (14.73 Yr) - Yield 7.0410% Price 104.1500% --  
  

Pasar Obligasi Domestik Berlanjut Sideways, Aksi Trading Warnai Pasar

ICBI dan INDOBeXG-Total Return berlanjut turun tipis

Kondisi pasar obligasi domestik pekan ini berlanjut bergerak terbatas yang tercermin dari pelemahan tipis indeks total return dalam sepekan. Indonesia Composite Bond Index (ICBI) melemah tipis sebesar —0,05%wow ke level 236,1585 dari level 236,2703 pekan lalu. Penurunan tipis juga terjadi pada INDOBeXG-Total Return sebesar —0,07% ke level 233,3818. Sementara kinerja INDOBeXC-Total Return sedikit naik +0,14% ke level 246,3674. Secara tahun berjalan masing-masing indeks menguat +13,29%ytd (ICBI), +13,57%ytd (INDOBeXG-TR), dan +11,33%ytd (INDOBeXC-TR). Sedangkan IHSG pekan ini mencatatkan kinerja positif atau mengalami peningkatan namun tipis sebesar +0,09%wow ke level 5.929,55.

 

Dalam sepekan, institusi perbankan lokal catatkan net buy SBN terbesar

Selama pekan ketiga Oktober (hingga per 19 Oktober) institusi perbankan lokal menjadi pembeli SBN terbesar dengan net buy sebesar Rp12,79tn. Net buy juga dicatatkan oleh investor asing yakni sebesar Rp2,26tn. Porsi kepemilikan asing pekan ini turut  meningkat ke posisi 39,19% dari 39,10% pada akhir pekan lalu. Berkebalikan dengan pekan lalu, Bank Indonesia pekan ini mencatatkan net sell SBN hingga Rp9,18tn. Sedangkan investor institusi lokal (gabungan dari Dana Pensiun, Asuransi, dan Reksadana) mencatatkan jual bersih Rp1,00tn. Pasar SBN yang lebih diramaikan oleh perbankan menandakan pasar yang lebih diwarnai aksi trading.

Weekly Report, 16 - 20 Oktober 2017

Sentimen dan outlook pasar sepekan kedepan

Pasar obligasi pada pekan keempat Oktober diperkirakan masih bergerak terbatas dengan kecenderungan wait and see. Kondisi tersebut karena belum banyak event atau rilis data ekonomi utama berdasarkan kalender ekonomi. Pasar lebih menanti peristiwa dan data dari global seperti hasil rapat Bank Sentral Eropa (ECB) pada hari Kamis, dan rilis data PDB AS kuartal III-2017 pada hari Jumat. Pasar obligasi juga akan berlanjut diwarnai dengan spekulasi calon gubernur The Fed yang akan diajukan presiden Trump. Sejauh ini nama-nama kandidat mengerucut ke dua nama yakni John Taylor dan Jerome Powell. Pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap USD pada pekan ketiga juga masih rawan terdepresiasi seiring dengan melemahnya kurs tengah BI pada hari Senin ini ke level Rp13.535/US$.

 

Yield SBN dan obligasi korporasi berpola mixed

Kurva IBPA-IGSYC (IBPA-Indonesia Government Securities Yield Curve) pekan ini cenderung berpola mixed dengan rata-rata yield seluruh tenor (1-30tahun) mengalami kenaikan sebesar +1,35bps wow. Kenaikan rata-rata yield dicatatkan oleh tenor   menengah (5-7tahun) yakni +5,49bps wow dan tenor panjang (>7tahun) yakni +1,46bps wow. Sementara kelompok tenor pendek (<5tahun) mengalami penurunan rata-rata yield sebesar —2,32bps wow.

 

Aktivitas perdagangan meningkat, seri FR0075 teraktif

Aktivitas perdagangan obligasi pekan ketiga Oktober mengalami kenaikan. Rata-rata frekuensi perdagangan harian naik +3,66%wow dari 662 kali/hari menjadi 686 kali/hari. Rata-rata volume perdagangan harian turut mengalami peningkatan sebesar +13,92%wow dari Rp10,13tn/hari menjadi Rp11,54tn/hari. Aktivitas perdagangan SUN turut mengalami peningkatan rata-rata frekuensi perdagangan harian sebesar +3,19%wow dari 526 kali/hari menjadi 543 kali/hari. Rata-rata volume perdagangan harian SUN juga mencatatkan kenaikan yakni sebesar +18,37%wow dari Rp8,77tn/hari menjadi Rp10,38tn/hari.

 

Pemerintah lelang 6 seri SBN, penawaran masuk mencapai Rp34,94tn

Penawaran yang masuk pada lelang SBN kali ini mencapai Rp34,94tn atau kelebihan penawaran 2,33 kali. Nilai penawaran yang masuk tersebut sedikit meningkat dibanding lelang SBN sebelumnya yang sebesar Rp34,15tn. Pada lelang kali ini seri FR0061 mendapat nilai penawaran tertinggi yakni hingga Rp10,44tn (29,86% dari total penawaran yang masuk). Sedangkan seri FR0076 mendapat penawaran terendah yakni Rp2,04tn (5,84% dari total penawaran yang masuk).

To see more detail and complete reports on IBPA Research, please access our subscribed service:

 

 

Tags:
Copyright © 2009 PT Penilai Harga Efek Indonesia. All rights reserved. Disclaimer