Beranda | Peta Situs | FAQ | Tautan | Kamus | Hubungi Kami | Karir
  Search
I C B I
Indonesia Composite Bond Index
229.5607
Previous Change Change (%)
229.3064
0.2543
0.11
Jakarta, 19 Agustus 2017
| Agustus 2017 ||New Issuance| Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (15 Agustus 2017) |Matured | BTPN01BCN2 (3-Agustus-2017), SPN12170804 (4-Agustus-2017), ADMF03ACN4 (6-Agustus-2017), SMADMF02ACN2 (6-Agustus -2017), SPN-S 08082017 (8-Agustus-2017), SPN03170811 (11-Agustus-2017), APLN02 (15-Agustus-2017), SPN03170825 (25-Agustus-2017).   || IBPA Benchmark Rates (18/8/2017) :FR0061 (4.74 Yr) - Yield 6.5566% Price 101.7683% --  FR0072 (18.75 Yr) - Yield 7.4959% Price 107.5086% --  FR0059 (9.75 Yr) - Yield 6.8589% Price 100.9759% --  FR0074 (15.00 Yr) - Yield 7.2894% Price 101.9000% --  
  

Pasar Obligasi Domestik Bergerak Positif Dipicu Sentimen Positif Dalam Negeri dan Global

ICBI Bergerak Rally Dalam Sepekan

Kinerja indeks total return pasar obligasi di pekan ketiga Juli bergerak positif. Indonesia Composite Bond Index (ICBI) menguat +0,77%wow ke level 227,7089. Kinerja INDOBeXG-Total Return menguat sebesar +0,79%wow ke level 224,8989. Penguatan juga dicatatkan oleh INDOBeXC-Total Return sebesar +0,59%wow ke level 238,5377. Secara ytd, ketiga indeks total return mencatatkan penguatan masing-masing: ICBI (+9,24%ytd), INDOBeXG-TR (+9,44%ytd), dan INDOBeXC-TR (+7,79%ytd).

 

Tren pelemahan USD secara global turut menjadi katalis positif

Tren penguatan Rupiah terhadap USD turut menjadi katalis positifnya pasar obligasi domestik. Rupiah menguat sebesar +0,19%wow dari level Rp13.339/US$ ke level Rp13.313/US$ (kurs spot Bloomberg). Secara tahun berjalan, Rupiah telah menguat +1,19%ytd. Penguatan Rupiah diperkirakan imbas dari tren melemahnya mata uang USD secara global yang tercermin dari Bloomberg Dollar Index menurun sebesar —1,36%wow (—8,17%ytd) ke level 93,86 atau level terendah dalam 10 bulan terakhir. Pelemahan USD dipicu oleh sentimen menurunnya kepercayaan investor terhadap realisasi stimulus fiskal pemerintahan Trump.

Weekly Report, 17 - 21 Juli 2017

Asing kembali buru SBN di pekan ketiga Juli

Setelah melepas SBN pekan lalu dengan mencatatkan net sell sebesar Rp1,27tn, pekan ini investor asing kembali memburu SBN. Dalam sepekan (hingga per 20 Juli), asing mencatatkan net buy sebesar Rp5,86tn. Sementara secara tahun berjalan akumulasi beli asing di pasar SBN telah mencapai Rp101,99tn. Kembali masuknya asing ke pasar SBN pekan ini dipicu oleh tren pelemahan mata uang USD, dan sentimen dipertahankannya kebijakan stimulus oleh Bank Sentral Eropa (ECB), selain itu menurunnya ekspektasi inflasi AS karena menurunnya kepercayaan investor terhadap realisasi kebijakan stimulus Trump turut mendorong aksi beli asing di pasar SBN.

 

Kurva yield obligasi pemerintah dan korporasi kompak bullish

Kurva IBPA-IGSYC (IBPA-Indonesia Government Securities Yield Curve) pekan ini berpola bullish dengan rata-rata yield seluruh tenor (1-30tahun) turun —10,53bps wow. Penurunan rata-rata yield terbesar dicatatkan oleh tenor pendek (1-4tahun) yakni sebesar —12,42bps wow. Penurunan yield diikuti kemudian oleh tenor panjang (8-30tahun) dan menengah (5-7tahun) yakni masing-masing sebesar —10,48bps wow dan —8,43bps wow.

 

IGSIX menguat terdorong penguatan mayoritas harga-harga sukuk negara

Kinerja pasar obligasi syariah turut bergerak positif yang tercermin dari Indonesia Government Sukuk Index (IGSIX) pekan ini yang mencatatkan kenaikan sebesar +1,5721poin (+0,77%) wow ke level 205,0659 dari level 203,4938 pada penutupan akhir pekan lalu. Penguatan IGSIX sejalan dengan pergerakan harga seri sukuk negara didominasi penguatan dengan rata-rata harga naik sebesar +54,22bps wow. Penguatan rata-rata harga terbesar dicatatkan oleh kelompok seri IFR yakni sebesar +60,89bps wow. Kelompok seri PBS mengalami penguatan rata-rata harga sebesar +59,06bps wow. Dan kelompok seri SR mengalami peningkatan rata-rata harga sebesar +22,14bps wow.

 

Aktivitas perdagangan cenderung datar

Aktivitas perdagangan obligasi pekan ketiga Juli cenderung datar. Rata-rata frekuensi perdagangan harian turun sebesar —5,36%wow dari 679 kali/hari menjadi 643 kali/hari. Sementara rata-rata volume perdagangan harian meningkat sebesar +2,10%wow menjadi Rp11,50tn/hari dari Rp11,26tn/hari.

 

Lelang sukuk negara oversubscribed 3,08 kali, pemerintah agresif menangkan lelang

Pemerintah pekan ini melaksanakan lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Terdapat 5 seri reopening yang dilelang yakni SPN-S tenor 6 bulan (SPN-S 05012018), PBS013 (TTM 1,82 tahun); PBS014 (TTM 3,83 tahun), PBS011 (TTM 6,08 tahun), dan PBS012 (TTM 14,34 tahun). Target indikatif untuk lelang ini yakni sebesar Rp5,00tn.

To see more detail and complete reports on IBPA Research, please access our subscribed service:

Tags:
Copyright © 2009 PT Penilai Harga Efek Indonesia. All rights reserved. Disclaimer