Beranda | Peta Situs | FAQ | Tautan | Kamus | Hubungi Kami | Karir
  Search
I C B I
Indonesia Composite Bond Index
238.4192
Previous Change Change (%)
237.0126
1.4066
0.59
Jakarta, 25 September 2017
|| | September 2017 ||New Issuance| Global Mediacom Tbk, PT (19 September 2017), Tower Bersama Infrastructure Tbk, PT (19 September 2017) |Matured | PPGD12A (4-September-2017), PPGD12B (4-September-2017), BEXI03ACN2 (5-September-2017), SPN03170907 (7-September-2017), SPN-S 08092017 (8-September -2017), ISAT01ACN4 (12-September-2017), SIISAT01ACN4 (12-September-2017), SPN12170914 (14-September-2017), MAPI01ACN3 (19-September-2017), SPN03170921 (21-September-2017), VR0025 (25-September-2017), ADMF01CCN3 (27-September-2017).   || IBPA Benchmark Rates (25/9/2017) :FR0061 (4.64 Yr) - Yield 5.7892% Price 104.8543% --  FR0072 (18.65 Yr) - Yield 7.0546% Price 112.2766% --  FR0059 (9.64 Yr) - Yield 6.2355% Price 105.4655% --  FR0074 (14.90 Yr) - Yield 6.7617% Price 106.8517% --  
  

Sentimen Global Menjadi Penggerak Pasar Obligasi Pekan Ini

Ketiga indeks Total Return catatkan kinerja positif

Pasar obligasi domestik ditutup positif pada akhir pekan kedua Juli. Indonesia Composite Bond Index (ICBI) naik sebesar +0,46%wow ke level 225,9705. Penguatan ICBI dipicu oleh kinerja indeks return obligasi pemerintah (INDOBeXG-TR) yang naik sebesar +0,51%wow ke level 223,1283 serta indeks return obligasi korporasi (INDOBeXC-TR) yang naik +0,12%wow ke level 237,1403. Secara ytd, ICBI telah mencatatkan positive return sebesar +8,41%ytd.

 

Sentimen global jadi concern pelaku pasar

Pergerakan pasar obligasi domestik sepanjang pekan ini lebih disebabkan oleh maraknya sentimen dari global baik negatif maupun positif. Walaupun di awal pekan sempat tertekan akibat meningkatnya risiko pelaku pasar terhadap ekspektasi pengetatan kebijakan moneter beberapa bank sentral global dan peningkatan signifikan data ketenagakerjaan AS (nonfarm payrolls) sehingga turut mendorong   naiknya ekspektasi inflasi, namun pada pertengahan pekan tekanan sanggup mereda dan berbalik rebound seiring pelemahan mata uang USD secara global dan testimoni bernada dovish yang diungkapkan Gubernur The Fed, Janet Yellen.

Weekly Report, 10 - 14 Juli 2017

Penurunan persepsi risiko investor global picu peningkatan performance

Menguatnya kinerja pasar obligasi juga dipengaruhi oleh turunnya persepsi risiko investor global terhadap pasar domestik selama sepekan. Kondisi tersebut tercermin dari penurunan CDS Indonesia tenor 5-tahun hingga sebesar –7,72bps wow. Pelemahan mata uang USD secara global sebesar –0,89%wow dan statement dovish dari Janet Yellen diperkirakan menjadi katalis utama turunnya ketidakpastian dan ekspektasi risiko investor global terhadap pasar Indonesia pada pekan ini.

 

Aksi jual asing membayangi pasar obligasi domestik

Dalam sepekan (hingga 14 Juli 2017) investor asing mencatatkan net sell di pasar SBN sebesar Rp1,27tn. Porsi kepemilikan asing turut menurun ke level 38,84% dari level 38,88% akhir pekan lalu. Sentimen indikasi pengetatan kebijakan moneter beberapa bank sentral global seperti bank sentral Eropa, Bank of England, dan Bank of Canada sempat memicu kekhawatiran terhadap berkurangnya aliran likuiditas global ke pasar domestik sehingga berdampak pada aksi jual investor asing dalam sepekan.

 

Kurva yield obligasi pemerintah dan korporasi mixed, tenor menengah dan panjang kompak bearish

Kurva IBPA-IGSYC (IBPA-Indonesia Government Securities Yield Curve) bergerak mixed dengan perubahan rentang yang tipis. Rata-rata yield untuk seluruh tenor (1-30tahun) naik sebesar +0,07bps wow. Kenaikan rata-rata yield dicatatkan oleh tenor menengah (5-7tahun) dan panjang (8-30tahun) yakni masing-masing sebesar +0,58bps wow dan +0,14bps wow. Sementara itu rata-rata yield tenor pendek (1-4tahun) turun sebesar –0,73bps wow.

 

Kinerja return sukuk negara catatkan positive return +7,06% year to date

Kinerja pasar obligasi syariah negara ditutup menguat. Tercermin dari Indonesia Government Sukuk Index–Total Return (IGSIX) pekan ini yang meningkat sebesar +0,2175poin (+0,11%) wow ke level 203,4938 dari level 203,2763. Secara tahun berjalan,  IGSIX-TR catatkan kinerja positif sebesar +7,06%ytd. Penguatan IGSIX didorong oleh menguatnya rata-rata harga dua kelompok seri sukuk negara yakni seri SR dan PBS masing-masing sebesar +24,80bps wow dan +0,31bps wow. Sementara itu, rata-rata harga seri IFR terkoreksi sebesar –6,27bps wow.

 

Ditengah penurunan aktivitas trading, FR0072 (TTM18,85tahun; Kupon 8,25%) menjadi SBN teraktif

Aktivitas perdagangan obligasi pekan kedua Juli ini lebih sepi dibanding pekan sebelumnya. Rata-rata frekuensi perdagangan harian turun sebesar –6,03%wow dari 723 kali/hari menjadi 679 kali/hari dan rata-rata volume perdagangan harian turun  sebesar –22,94%wow dari Rp14,61tn/hari menjadi Rp11,26tn/hari.

 

Lelang perdana SBN Q3-2017 ramai peminat

 

Pemerintah pekan ini melaksanakan lelang Surat Berharga Negara (SBN) perdana di kuartal III-2017. Terdapat 1 seri new issuance yang dilelang yakni SPN12180712 (TTM:1 tahun) dan 4 seri reopening yakni SPN12171012 (TTM: 0,25 tahun), FR0061 (TTM: 4,85 tahun), FR0059 (TTM: 9,85 tahun) dan FR0072 (TTM: 18,86 tahun).

To see more detail and complete reports on IBPA Research, please access our subscribed service:

 

 

Tags:
Copyright © 2009 PT Penilai Harga Efek Indonesia. All rights reserved. Disclaimer