Beranda | Peta Situs | FAQ | Tautan | Kamus | Hubungi Kami | Karir
  Search
I C B I
Indonesia Composite Bond Index
237.7684
Previous Change Change (%)
237.6242
0.1441
0.06
Jakarta, 21 November 2017
| November 2017 ||New Issuance| Bank CIMB Niaga Tbk, PT (02 November 2017), Astra Sedaya Finance Tbk, PT (02 Novem ber 2017), Bussan Auto Finance, PT (03 November 2017), Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT (03 November 2017), Marga Lingkar Jakarta, PT (08 November 2017), BFI Finance Indonesia Tbk, PT (09 November 2017), Indosat Tbk, PT (09 November 2017), Pupuk Indonesia (Persero), PT (09 November 2017), Sarana Multi Infrastruktur (Persero), PT (14 November 2017), Maybank Indonesia Finance, PT (15 November 2017) |Matured | SPN-S 03112017 (03 November 2017), BFIN03ACN1 (05 November 2017), SSIA01B (06 November 2017), SPN12171109 (09 November 2017), PNBN04SB (09 November 2017), ADMF02BCN4 (12 November 2017), ADMFSM1BCN2 (12 November 2017), BNGA02ACN1 (13 November 2017), WSKT01CN1 (18 November 2017), SPN03171123 (23 November 2017), ASDF02CCN2 (26 November 2017), SDRA02 (29 November 2017), SISSMM01 (30 November 2017), SSMM01B (30 November 2017).   || IBPA Benchmark Rates (20/11/2017) :FR0059 (9.49 Yr) - Yield 6.5874% Price 102.8750% --  FR0074 (14.75 Yr) - Yield 7.0572% Price 104.0000% --  FR0061 (4.48 Yr) - Yield 6.1658% Price 103.2250% --  FR0072 (18.50 Yr) - Yield 7.2757% Price 109.8163% --  
  

Pasar Obligasi Domestik Bertahan Positif Ditengah Bayang-Bayang Sentimen Negatif

Indeks Total Return catatkan kinerja positif

Kinerja indeks total return pasar obligasi di pekan kelima Mei bergerak positif. Indonesia Composite Bond Index (ICBI) menguat +0,26%wow ke level 225,3455. Kinerja INDOBeXG-Total Return menguat sebesar +0,27%wow ke level 222,5986.   Penguatan juga dicatatkan oleh INDOBeXC-Total Return sebesar +0,17%wow ke level 235,7915. Secara ytd, ketiga indeks total return mencatatkan penguatan masing-masing: ICBI (+8,11%ytd), INDOBeXG-TR (+8,32%ytd), dan INDOBeXC-TR (+6,55%ytd).

 

Sentimen-sentimen pasar dalam sepekan

Pasar obligasi masih sanggup mencatatkan kinerja positif ditengah minimnya sentimen positif lanjutan. Dari dalam negeri pasar obligasi dibayangi dengan kenaikan inflasi bulan Mei yang berada di level 4,33%yoy (0,39%mom). Level tersebut lebih tinggi dari level bulan April yakni sebesar 4,17%yoy (0,09%mom). Sedangkan dari global, pasar dipengaruhi oleh bayang-bayang perlambatan ekonomi Tiongkok, dan antisipasi rilis data ketenagakerjaan AS, serta volatilitas harga minyak dunia. Pasar yang bertahan positif masih didorong oleh sentimen diraihnya predikat investment grade dari lembaga pemeringkat S&P.

Weekly Report, 29 Mei - 2 Juni 2017

Kurva yield obligasi pemerintah dan korporasi kompak bullish

Kurva IBPA-IGSYC (IBPA-Indonesia Government Securities Yield Curve) di pekan kelima Mei berpola bullish. Rata-rata yield untuk seluruh tenor (1-30tahun) turun sebesar —4,19bps wow. Penurunan rata-rata yield terbesar dicatatkan oleh kelompok tenor panjang (8-30tahun) yakni sebesar —5,06bps wow. Sementara rata-rata yield tenor pendek (1-4tahun) dan menengah (5-7tahun) masing-masing mengalami penurunan sebesar —1,22bps wow dan —1,49bps wow.

 

IGSIX menguat terdorong penguatan mayoritas harga-harga sukuk negara

Kinerja pasar obligasi syariah turut bergerak positif yang tercermin dari Indonesia Government Sukuk Index (IGSIX) pekan ini yang mencatatkan kenaikan sebesar +0,6110poin (+0,30%) wow ke level 202,8230 dari level 202,2120 pada penutupan akhir pekan lalu. Penguatan IGSIX sejalan dengan pergerakan harga seluruh seri sukuk negara yang kompak menguat dengan rata-rata harga naik sebesar +16,61bps wow. Penguatan rata-rata harga terbesar dicatatkan oleh kelompok seri PBS yakni hingga +22,37bps wow. Kelompok seri IFR mengalami penguatan rata-rata harga sebesar +15,92bps wow. Namun kelompok seri SR mengalami pelemahan rata-rata harga sebesar —7,22bps wow.

 

Aktivitas perdagangan turun dipicu penurunan aktivitas transaksi SUN

Aktivitas perdagangan obligasi pekan kelima Mei tercatat menurun dengan rata-rata frekuensi perdagangan harian turun sebesar —20,36%wow dari 742 kali/hari menjadi 591 kali/hari. Penurunan juga terjadi pada rata-rata volume perdagangan harian yakni sebesar —50,91%wow dari Rp16,86tn/hari menjadi Rp8,27tn/hari. Penurunan aktivitas transaksi tersebut didorong oleh penurunan aktivitas perdagangan SUN yang mengalami penurunan rata-rata frekuensi perdagangan harian sebesar —36,91%wow dari 671 kali/hari menjadi 424 kali/hari. Total volume perdagangan SUN turut mengalami penurunan yakni sebesar —55,29%wow dari Rp15,62tn/hari menjadi Rp6,98tn/hari.

 

Lelang sukuk negara menjadi yang tersolid sepanjang bulan Mei

Pekan terakhir Mei 2017, pemerintah melaksanakan lelang Sukuk Negara (SBSN) dengan target indikatif lebih rendah dari lelang sukuk sebelumnya yakni Rp5,00tn. Seri-seri yang ditawarkan terdiri dari 1 seri new issuance yakni   SPN-S 01122017 (TTM 6bulan) dan 4 seri reopening yakni: PBS013 (TTM 1,96tahun), PBS014 (TTM 3,96tahun), PBS011 (TTM 6,21tahun), dan PBS012 (TTM 14,47tahun).

To see more detail and complete reports on IBPA Research, please access our subscribed service:

 

Tags:
Copyright © 2009 PT Penilai Harga Efek Indonesia. All rights reserved. Disclaimer