Beranda | Peta Situs | FAQ | Tautan | Kamus | Hubungi Kami | Karir
  Search
I C B I
Indonesia Composite Bond Index
222.8573
Previous Change Change (%)
222.7131
0.1443
0.06
Jakarta, 28 April 2017
April 2017 ||New Issuance| PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) (11 April 2017), PT Tower Bersama Infrastucture Tbk (21 April 2017) |Matured | CTRR01A (2-April-2017), SPN03170404 (4-April-2017), ASDF02BCN3 (4-April-2017), STTP01BCN1 (8-April-2017), SPN12170413 (13-April-2017), FR0060 (15-April-2017), FIFA02ACN3 (15-April-2017), SPN03170418 (18-April-2017), SPN-S 19042017 (19-April-2017), IMFI01BCN4 (22-April-2017), SMFP01CCN2 (25-April-2017)   || IBPA Benchmark Rates (27/4/2017) :FR0072 (19.06 Yr) - Yield 7.6744% Price 105.7064% --  FR0061 (5.05 Yr) - Yield 6.6351% Price 101.5392% --  FR0059 (10.05 Yr) - Yield 7.0046% Price 99.9617% --  FR0074 (15.31 Yr) - Yield 7.4127% Price 100.7750% --  
  

Pekan Pertama Kuartal II-2017, Tren Bullish Masih Mewarnai Pasar Obligasi

Pekan Perdana April, positive return ICBI capai +6,03%ytd

Pada pekan perdana Q2-2017 ini, pasar obligasi domestik melanjutkan performa positifnya. Tercermin dari kenaikan indeks return secara komposit atau Indonesia Composite Bond Index (ICBI) yang menguat ke level 221,0085 (+0,02% wow). Penguatan juga dicatatkan INDOBeXC-TR ke level 231,5354 (+0,22% wow). Namun, kinerja INDOBeXG-TR ditutup melemah tipis ke level 218,2778 (-0,005% wow). Secara tahun berjalan, instrumen obligasi telah menghasilkan positive return sebesar +6,03%ytd hingga akhir pekan ini.

 

Indikator ekonomi domestik topang penguatan pasar selama sepekan

Terkendalinya inflasi Indonesia periode Maret sebesar 3,61%yoy atau secara bulanan mencatatkan deflasi sebesar 0,02%mom dan posisi cadangan devisa Indonesia akhir Maret yang meningkat ke level US$121,8miliar dari sebelumnya di level US$119,9miliar diperkirakan menjadi katalis utama penggerak pasar pekan ini. Rilis kedua indikator tersebut terus menjaga persepsi positif pelaku pasar terhadap stabilnya perekonomian dalam negeri.

 

Inflow asing terus mengalir ke pasar SBN

Aliran dana asing berlanjut masuk ke pasar SBN dan sempat menyentuh level terbesarnya pada pekan ini. Per 7 April, asing mencatatkan net buy sebesar Rp4,89tn dalam sepekan atau telah mencapai Rp62,30tn sejak awal tahun 2017. Masih terjaganya persepsi risiko investor asing terhadap pasar domestik sebagai efek dari ketahanan fundamental domestik dalam menghadapi berbagai tekanan global     diperkirakan menjadi pendorong investor asing untuk terus menanamkan dananya di pasar obligasi domestik.

Weekly Report, 3 - 7 April 2017

Aksi profit taking membayangi kinerja pasar

Tingginya kenaikan harga yang telah terjadi hampir dalam sebulan terakhir diperkirakan menjadi momentum pelaku pasar domestik untuk melakukan aksi ambil untung pada portofolionya khususnya kelompok seri benchmark. Terlebih lagi, munculnya sentimen penekan pada perdagangan akhir pekan ini seperti pertumbuhan tenaga kerja non   pertanian AS yang tumbuh signifikan dan rilis FOMC Minutes yang walaupun bernada dovish tapi juga mengindikasikan pemangkasan defisit neraca keuangan the Fed turut menimbulkan kekhawatiran baru di pasar sehingga mendorong sikap risk aversion   pelaku pasar.

 

Yield curve obligasi pemerintah dan korporasi berpola mixed dominan bullish

Kurva IBPA-IGSYC (IBPA-Indonesia Government Securities Yield Curve) pekan ini bergerak mixed dengan kecenderungan bullish. Penurunan yield terbesar terjadi pada tenor panjang (8-30tahun) sebesar –7,61bps wow. Sementara yield kelompok tenor pendek (1-4tahun) turun –0,35bps wow dan tenor menengah (5-7tahun) turun  –0,22bps wow.

 

Kinerja IGSIX-TR sanggup menguat +0,23%wow

Indeks return obligasi syariah negara atau Indonesia Government Sukuk Indexes Total Return (IGSIX-TR) menguat sebesar +0,23% wow atau +0,4486poin wow ke level 199,6154. Penguatan ditopang oleh kenaikan harga yang mewarnai sebagian besar kelompok seri sukuk negara. Dari tiga kelompok seri sukuk negara, hanya rata-rata harga seri SR yang ditutup melemah sebesar –12,32bps wow. Sedangkan dua kelompok seri lainnya menguat masing-masing sebesar: IFR (+14,75bps wow), dan PBS (+19,19bps wow).

 

Frekuensi perdagangan meningkat dipicu transaksi SR009

 

Aktivitas perdagangan obligasi di pasar sekunder pekan ini meningkat dari sisi rata-rata frekuensi transaksi harian yakni +7,57%yoy dari 757 kali/hari menjadi 815 kali/hari. Namun, untuk rata-rata volume hariannya turun –17,63%wow dari Rp14,93tn/hari menjadi Rp12,29tn/hari. Peningkatan frekuensi perdagangan didorong oleh maraknya transaksi SR009 menjelang berakhirnya masa holding period.

 

Lelang perdana Q2-2017, seri bertenor pendek paling diminati

 

Pekan ini pemerintah kembali melaksanakan lelang SBSN dengan target indikatif sebesar Rp6,00tn. Pemerintah menawarkan 5 seri yang terdiri dari 1 seri new issuance (SPN-S05102017; TTM-6bulan) serta 4 seri reopening yakni PBS013 (TTM:2,11 tahun), PBS014 (TTM: 4,12 tahun), PBS011 (TTM: 6,37 tahun), dan PBS012 (TTM: 14,62 tahun).

To see more detail and complete reports on IBPA Research, please access our subscribed service:

 

 

 

Tags:
Copyright © 2009 PT Penilai Harga Efek Indonesia. All rights reserved. Disclaimer