Beranda | Peta Situs | FAQ | Tautan | Kamus | Hubungi Kami | Karir
  Search
I C B I
Indonesia Composite Bond Index
227.0578
Previous Change Change (%)
226.6849
0.3729
0.16
Jakarta, 21 Juli 2017
| Juli 2017 ||New Issuance| PT AKR Corporindo Tbk (7 Juli 2017), PT Bank Pembangunan Daerah Lampung (7 Juli 2017), PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (7 Juli 2017) , PT Global Mediacom Tbk (7 Juli 2017), PT Indomobil Finance Indonesia (7 Juli 2017), PT Bank Capital Indonesia Tbk (11 Juli 2017), PT Bank Maybank Indonesia Tbk (11 Juli 2017), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (11 Juli 2017), PT Chandra Sakti Utama Leasing (11 Juli 2017), PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (11 Juli 2017), PT Bank Mandiri Taspen Pos (11 Juli 2017), PT Bank Victoria International Tbk (11 Juli 2017), PT Permodalan Nasional Madani (Persero) (12 Juli 2017), PT Pupuk Indonesia (Persero) (12 Juli 2017) , PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (13 Juli 2017) , PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (14 Juli 2017) |Matured | PPGD13B (1-Juli-2017), BCAF02ACN2 (1-Juli-2017), ADHI01ACN1 (3-Juli-2017), ADHISM1CN1 (3-Juli-2017), SMAR01ACN1 (3-Juli-2017), BSDE01BCN1 (4-Juli-2017), WOMF02ACN1 (4-Juli-2017), TBLA02 (5-Juli-2017), BEXI05D (8-Juli-2017), BNGA01SB (8-Juli-2017), PIHC01A (8-Juli-2017), SMBNII01CN1 (8-Juli-2017), BPFI01ACN1 (8-Juli-2017), PPLN09A (10-Juli-2017), SIKPPLN01 (10-Juli-2017), SPN-S 11072017 (11-Juli-2017), PPGD02BCN2 (11-Juli-2017), BTPN03ACN1 (11-Juli-2017), SPN03170712 (12-Juli-2017), BMTR01B (12-Juli-2017), FR0028 (15-Juli-2017), BEXI02CN2 (18-Juli-2017), SPN12170720 (20-Juli-2017) , SPN03170726 (26-Juli-2017)   || IBPA Benchmark Rates (20/7/2017) :FR0061 (4.82 Yr) - Yield 6.7491% Price 101.0045% --  FR0072 (18.83 Yr) - Yield 7.5936% Price 106.5003% --  FR0059 (9.82 Yr) - Yield 6.9261% Price 100.5064% --  FR0074 (15.08 Yr) - Yield 7.3555% Price 101.2944% --  
  

Ditulis oleh : Rausyan Fikry, Sumber : http://id.beritasatu.com

PT Indika Energy Tbk (INDY) menerbitkan obligasi global sebesar US$ 265 juta. Surat utang bertenor lima tahun itu berkupon 6,875% dan imbal hasil penawaran kembali (re-offer yield) sebesar 6,95%.

 

Direktur Utama Indika Energy Arsjad Rasjid menjelaskan, Indika akan menggunakan dana hasil penerbitan obligasi untuk modal kerja dan pembiayaan kembali (refinancing) utang. Pertama, dana obligasi akan digunakan untuk membeli sisa obligasi yang akan jatuh tempo pada 2018.

 

Selanjutnya, perseroan akan melunasi fasilitas kredit yang dimiliki anak perusahaan, yaitu Tripatra Engineers and Constructors dari Bank Mandiri dan fasilitas pinjaman club deal yang dimiliki anak perusahaan, yaitu PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS), dari Bank ANZ Indonesia dan Standard Chartered Bank.

 

“Selain itu membayar fasilitas pinjaman berjangka yang dimiliki MBSS dari Bank Permata dan fasilitas pembiayaan Al-Murabahah yang dimiliki MBSS dari Indonesia Eximbank,” tutur Arsjad dalam penjelasan resmi, Selasa (4/4).

 

Lebih lanjut dia menjelaskan, Indika akan menggunakan dana obligasi untuk modal kerja dan kebutuhan umum korporasi lainnya. Melalui transaksi ini, Indika Energy melakukan pembiayaan kembali obligasi yang jatuh tempo tahun 2018 dan memperpanjang rata-rata umur jatuh tempo utangnya.

Tags:
Copyright © 2009 PT Penilai Harga Efek Indonesia. All rights reserved. Disclaimer