Beranda | Peta Situs | FAQ | Tautan | Kamus | Hubungi Kami | Karir
  Search
I C B I
Indonesia Composite Bond Index
227.1790
Previous Change Change (%)
227.1372
0.0418
0.02
Jakarta, 22 Juni 2017
| Juni 2017 ||New Issuance| PT Mandiri Tunas Finance (6 Juni 2017), PT Aneka Gas Industri Tbk (6 Juni 2017), PT Hutama Karya (Persero) (6 Juni 2017) , PT AKR Corporindo Tbk (12 Juni 2017), PT Medco Energi Internasional Tbk (14 Juni 2017), PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (14 Juni 2017), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (15 Juni 2017), PT Adhi Karya (Persero) Tbk (21 Juni 2017) |Matured | SPN03170601 (1-Juni-2017), MFIN01BCN2 (3-Juni-2017), WSKT02B (5-Juni-2017), TUFI01BCN1 (5-Juni-2017), BEXI02CCN1 (5-Juni-2017), SPN12170608 (8-Juni-2017), SMII01A (11-Juni-2017), TAFS02ACN1 (11-Juni-2017), BCAF01CCN2 (14-Juni-2017), SPN03170615 (15-Juni-2017), FREN01 (15-Juni-2017), BEXI03ACN1 (18-Juni-2017), MEDC03 (19-Juni-2017), IMAT01C (19-Juni-2017), SANF02ACN1 (19-Juni-2017), JMPD13R (21-Juni-2017), WOMF01BCN1 (25-Juni-2017), AMRT01CN1 (26-Juni-2017), BVIC03 (27-Juni-2017), SMFP03ACN5 (27-Juni-2017), SPN03170629 (29-Juni-2017), NISP03SB (30-Juni-2017).   || IBPA Benchmark Rates (22/6/2017) :FR0061 (4.90 Yr) - Yield 6.6340% Price 101.5000% --  FR0072 (18.91 Yr) - Yield 7.5247% Price 107.2397% --  FR0059 (9.90 Yr) - Yield 6.8081% Price 101.3559% --  FR0074 (15.16 Yr) - Yield 7.3476% Price 101.3652% --  
  

Ditulis Oleh : Adinda Ade Mustami, Sumber : http://nasional.kontan.co.id

Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemkeu) mencatat, realisasi penerbitan obligasi negara selama tiga bulan pertama tahun ini mencapai 38,7% dari target 2017. Sementara melalui strategi front loading, pemerintah berencana menerbitkan SBN sebesar 59%-60% dari target.

Direktur Jenderal (Dirjen) Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemkeu Robert Pakpahan mengatakan, realisasi penerbitan SBN hingga 30 Maret 2017 mencapai Rp 265,77 triliun. Angka itu mencapai 38,71% dari target penerbitan SBN bruto Rp 686,56 triliun.

Penerbitan tersebut terdiri dari penerbitan surat berharga syariah negara (SBSN) sebesar Rp 96,45 triliun atau 48,9% dari target penerbitan SBSN Rp 197,25 triliun. Sementara penerbitan surat utang negara (SUN) sebesar Rp 169,33 triliun atau 34,61% dari target penerbitan SUN sebesar Rp 489,31 triliun.

"Internasional bond masih ada dua lagi, sisanya melalui SBN rupiah. Sebagian besar adalah melalui lelang reguler mingguan dan ada satu lagi SBN ritel di 2017," kata Robert di Kantor Kemkeu, Kamis (30/3).

Adapun penerbitan dua SBN berdenominasi valas lainnya yaitu euro bond dan samurai bond. Sementara penerbitan SBN ritel yang dimaksud, yaitu obligasi ritel (ORI). Khusus penerbitan euro bond lanjut Robert, pemerintah masih memperhatikan pasar keuangan pasar Eropa, khususnya terkait dampak dari pemilihan Presiden Perancis dan Jerman.

Sementara itu, penerbitan global sukuk bulan ini sebesar US$ 3 miliar yang lebih tinggi dari target dan penerbitan tahun lalu sebesar US$ 2,5 miliar, diakuinya sebagai salah satu langkah penggeseran penerbitan SBN dari penerbitan sukuk ritel (sukri). Sebab, penerbitan sukri tahun ini hanya sebesar Rp 14,03 triliun, jauh lebih rendah dari penerbitan tahun sebeumnya yang mencapai Rp 31,5 triliun.

Tags:
Copyright © 2009 PT Penilai Harga Efek Indonesia. All rights reserved. Disclaimer